Mekanisme SPKU

Sesuai PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR P.14/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2020 TENTANG INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) yang terbaru, parameter yang diujikan adalah sebagai berikut:

partikulat PM10, partikulat PM2.5, karbon monoksida (CO), ozon (O3) nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), hidrokarbon (HC)

Kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU)

Sistem pemantauan kualitas udara dapat memantau kualitas udara dan cuaca, dan memberikan laporan ke data logger yang kemudian dibagikan ke data center melalui internet, sehingga data dapat dipantau dari jarak jauh (remote).

01.

02.

Sistem Pemantauan Kualitas Udara (SPKU), sesuai dengan namanya alat tersebut digunakan untuk melakukan pemantauan kualitas udara sekitar dengan parameter SO2, CO, NO2, O3, HC, PM10, dan PM2.5. Sebelum melakukan pengiriman ke daerah tempat pemasangan, alat SPKU telah melalui proses kalibrasi terlebih dahulu. Dalam pelaksanaan kalibrasi kami bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung dan salah satu lembaga yang telah terakreditasi KAN, yaitu PT Qlobal Quality Indonesia. Pelaksanaan kalibrasi dilakukan dengan cara membandingkan beberapa titik nilai pada alat SPKU dengan gas standar yang telah tertelusur ke standar internasional. Beberapa bulan sekali akan dilakukan pemeliharaan alat. Salah satu kegiatan pemeliharaan adalah kalibrasi kembali alat agar performa tetap terjaga dengan baik. Pelaksanaan kalibrasi kembali pada alat SPKU yang telah terpasang dilakukan dengan cara membandingkan nilainya dengan alat portable kami yang telah melalui proses kalibrasi terlebih dahulu.

03.

Dashboard SPKU

04.

05.

06.

Beberapa Kementrian dan Dinas yang menggunakan Alat kami

Informasi lebih lanjut silahkan hubungi WhatsApp